Mei 28, 2026
Kodim 0902/Berau Gelar Apel Gabungan Siaga Karhutla, Libatkan 150 Personel Gabungan Kodim 0902/Berau Gelar Apel Gabungan Siaga Karhutla, Libatkan 150 Personel Gabungan

Kodim 0902/Berau Gelar Apel Gabungan Siaga Karhutla, Libatkan 150 Personel Gabungan

 

PENDIM 0902/BRU – Kodim 0902/Berau menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Apel gabungan dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd., dan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., serta Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar, S.I.K, SH, MH.

Apel gabungan digelar di Lapangan Apel Makodim 0902/Berau dengan melibatkan lebih dari 150 personel gabungan dari personel Kodim 0902/Berau, Subdenpom VI/1-2, Yonarmed 18/BRK, Skadron 13/ABY, Polres Berau, Brimob Berau, Komcad, Satpol PP Berau, Dishub Berau, BPBD Berau, PLN Berau, KPHP Berau, Dinsos Berau, dan Manggala Agni serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kamis (7/8/2025).

Baca Selengkapnya  Apel Kegiatan, Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla di Wilkum Polsek Maliku

Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan seluruh unsur terkait dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan serta meningkatkan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bumi Batiwakkal, Kabupaten Berau.

Dandim 0902/Berau Letkol Inf Wirahady Harahap, SH, M.I.P., menegaskan bahwa penanggulangan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Namun demikian, peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat upaya tersebut.

Baca Selengkapnya  Kerahkan Tenaga Siang Malam Demi Rampungkan Jalan Beton 1.255 Meter di Depeha

“Prinsip-prinsip dalam penanggulangan bencana harus dilaksanakan secara cepat dan tepat, mengedepankan prioritas, koordinasi yang baik, keterpaduan lintas sektor, akuntabilitas, pemberdayaan masyarakat, dan tanpa diskriminasi,” tegas Dandim.

Dandim juga mengajak seluruh unsur, termasuk camat, kepala kampung, masyarakat adat, LSM, dan BPK, untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya mitigasi bencana. Ia menekankan pentingnya membentuk kelompok masyarakat penanggulangan bencana di setiap kampung yang tergolong rawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *