Sentani – Dalam rangka mendukung kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026, Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran, Serka Lakasmin bersama rekannya Sertu Sukirno, memberikan pembekalan materi Bela Negara kepada para siswa-siswi baru SMA YAPIS Nimbokrang. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA YAPIS Nimbokrang, Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura pada Selasa (15/7/2025) ini diikuti oleh 92 siswa baru dengan penuh semangat dan antusiasme.
Materi Bela Negara yang diberikan mencakup pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Materi ini bertujuan membentuk karakter kebangsaan siswa sejak dini, memperkuat rasa nasionalisme, dan menanamkan kecintaan terhadap tanah air di tengah arus globalisasi yang kian kuat.
Dalam penyampaian materinya, Serka Lakasmin menekankan bahwa semangat Bela Negara bukan hanya dimiliki oleh aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Ia menyoroti pentingnya pemahaman ideologi Pancasila sebagai dasar negara yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki integritas serta kepedulian terhadap bangsa dan negara. Semangat Bela Negara perlu ditanamkan sejak dini, agar para pelajar memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Serka Lakasmin dalam pemaparannya.
Senada dengan hal tersebut, Sertu Sukirno menyampaikan bahwa selain sebagai bentuk edukasi kebangsaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar. Ia berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin para siswa memiliki pemahaman yang kuat akan peran mereka sebagai warga negara. Dengan wawasan kebangsaan yang baik, mereka dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh,” ungkap Sertu Sukirno.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air terus tumbuh dan berkembang dalam diri para siswa, menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan masa depan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tutupnya. (Redaksi Papua).