Mei 29, 2026
TNI Bantu Warga Olah Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan TNI Bantu Warga Olah Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

TNI Bantu Warga Olah Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

 

Dalam upaya nyata membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman Papua, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 711/Raksatama (Rks) terus bergerak aktif melalui program Ketahanan Pangan (Hanpangan) yang berlangsung di Kampung Kolaitaga, Distrik Bibida, Paniai, Papua Tengah, Sabtu (12/7/2025).

Dipimpin oleh Wadanpos Bibida, Sertu Saldi, para personel TNI membaur dengan warga dalam mengolah lahan kosong menjadi ladang produktif. Jagung, ubi, dan aneka sayuran ditanam bersama-sama, tidak hanya sebagai sumber pangan, tapi juga simbol kemandirian dan harapan baru.

“Kami ingin warga Kolaitaga bisa mengelola lahan sendiri dan mandiri secara pangan. Tidak perlu bergantung pada luar, karena potensi di sini sangat besar,” ungkap Sertu Saldi.

Baca Selengkapnya  Satgas TMMD ke-125 Kodim 1007/Banjarmasin dan Warga Lakukan Pengurukan Jalan di Malam Hari

Kegiatan ini tidak sekadar menanam, tetapi juga melatih warga teknik pertanian yang baik, mendampingi mereka mulai dari pengolahan tanah hingga masa panen. Dengan pendekatan humanis dan persuasif, Satgas Yonif 711/Rks membuktikan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dari akar rumput.

Di tempat terpisah, Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf Ary Eko Pramono, S.Sos., M.I.P., menyatakan bahwa Hanpangan adalah bentuk kontribusi konkret TNI dalam menyukseskan program pemerintah.

Baca Selengkapnya  Aksi Teatrikal Jalanan, Berjudul, "Sidang Rakyat" Digelar Depan Pagar PN Sby,

“Kami ingin hadir sebagai solusi. Ketahanan pangan ini adalah bagian dari misi kami untuk mendukung program strategis pemerintah dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Papua. Kesejahteraan rakyat adalah bagian dari stabilitas nasional,” tegasnya.

Kampung Kolaitaga kini bukan sekadar titik di peta perbatasan, tapi tumbuh menjadi contoh nyata kolaborasi TNI dan masyarakat. Dari cangkul dan benih, lahir semangat baru untuk Papua yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *