Ketahanan pangan bukan sekadar wacana, tetapi tanggung jawab bersama yang terus digelorakan di tanah Papua. Salah satu langkah nyata terlihat ketika Babinsa Posramil 1708-01/Biak Timur, Serda Renold Mansen, turut serta dalam kegiatan penanaman tanaman Pokem serealia lokal yang kerap disebut “Gandum Papua” di Kampung Kajasbo, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara masyarakat, aparat kewilayahan, dan Pemerintah Daerah melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Biak Numfor, yang dipimpin oleh Johanses A. Msiren, S.P., M.Si. Inisiatif ini bertujuan mengangkat kembali potensi Pokem sebagai sumber pangan alternatif yang adaptif terhadap iklim lokal.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar simbolis. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai prajurit untuk mendukung ketahanan pangan dan mendampingi masyarakat binaan,” ungkap Serda Renold Mansen.
Tanaman Pokem sendiri telah lama dikenal di Pulau Numfor sebagai bagian dari budaya agraris masyarakat, bersanding dengan sagu, ubi, jagung, dan nasi. Namun sayangnya, tanaman ini masih kurang mendapatkan sorotan. Melalui kegiatan penanaman massal ini, masyarakat berharap Pokem bisa kembali menjadi primadona pangan lokal.
Serda Renold juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian seperti ini tidak hanya sebatas membantu tenaga, tetapi juga membangun semangat petani agar lebih percaya diri mengelola lahan sendiri.
“Kami hadir untuk memberi motivasi, bukan hanya menanam. Ini adalah bagian dari tugas teritorial kami. TNI harus jadi mitra masyarakat, dalam kondisi apapun, termasuk urusan dapur dan pangan,” ujarnya.
Dengan momentum ini, masyarakat Biak Timur kini memandang masa depan pangan dengan harapan baru: dari tanah sendiri, untuk masyarakat sendiri. Dan TNI hadir sebagai sahabat dalam perjuangan itu.