Mei 28, 2026
Bantuan Pangan di Selorejo: Publik Bingung, Aksi Pribadi Wabup Atau Program Pemerintah?

Bantuan Pangan di Selorejo: Publik Bingung, Aksi Pribadi Wabup Atau Program Pemerintah?

LIPUTANDETIK.ID NGANJUK – Penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Selorejo, Kecamatan Bagor, belakangan menjadi perhatian warga.

Kebingungan muncul karena mekanisme penyaluran serta klaim sumber bantuan yang dinilai belum sepenuhnya jelas di mata publik.

Berdasarkan undangan resmi yang diterima warga, penerima diminta hadir di Kantor Kelurahan Selorejo untuk mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Undangan tersebut disertai data administrasi resmi serta barcode yang lazim digunakan dalam program bantuan pemerintah.

Namun, di lapangan, sejumlah petugas Satgas dan relawan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan inisiatif pribadi Wakil Bupati, bukan berasal dari program BLT maupun bantuan pemerintah lainnya.

Baca Selengkapnya  Sambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kapolres Pulang Pisau Serahkan Bingkisan kepada Purnawirawan Polri dan Warakawuri

Pernyataan ini kemudian memunculkan pertanyaan publik, khususnya terkait penggunaan fasilitas serta data resmi kelurahan dalam kegiatan yang diklaim sebagai aksi pribadi.

Agung, perwakilan Satgas, menyampaikan bahwa pihaknya hanya memanfaatkan tempat dan data kelurahan demi efisiensi dan kemudahan menjangkau warga. “Tidak ada maksud lain selain menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatan langsung tim di lapangan serta dokumentasi relawan, bantuan tersebut disebut berasal dari Wakil Bupati dan bukan merupakan bagian dari program pemerintah, meskipun dalam pelaksanaannya menggunakan instrumen administratif kelurahan.

Untuk memastikan keberimbangan informasi, tim redaksi telah melakukan upaya konfirmasi kepada Wakil Bupati melalui ajudan dan Humas Pemda.

Baca Selengkapnya  Viral Buntut Salah Tangkap, Kapolsek Genteng Digugat

Humas Pemda menyampaikan bahwa Wakil Bupati sedang sibuk dengan sejumlah kegiatan.

Sementara itu, upaya konfirmasi langsung kepada Wakil Bupati melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan hingga empat kali juga belum mendapatkan balasan hingga berita ini diterbitkan.

Kejelasan status bantuan—apakah merupakan program resmi pemerintah atau aksi pribadi—dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik, netralitas birokrasi, serta marwah institusi pemerintahan.

Masyarakat berharap adanya transparansi dan kejelasan informasi agar bantuan yang bertujuan meringankan beban warga tidak menimbulkan kebingungan di kemudian hari. Targetnews.id Jomsen Silitonga Kabiro Nganjuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *