TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Dalam rangka menjelang Latihan Bersama “Reconnaissance Exercise” (Latma Reconex) Tahun 2025, Prajurit Batalyon Intai Amfibi 3 Marinir melaksanakan latihan terjun “Free Fall” bertempat di wilayah Sorong, Papua Barat Daya. Kamis (01/05/2025).
Latihan yang diselenggarakan tersebut juga merupakan latihan Standar Kemampuan Perorangan Lanjutan (SKPL) Aspek Udara Triwulan (TW).II tahun 2025 dalam meningkatkan profesionalisme di bidang penerjunan free fall.
Sebanyak 21 peterjun free fall, yang dibagi ke dalam dua sorties terdiri dari sorties 1 berjumlah 10 peterjun dan sorties 2 berjumlah 11 peterjun dengan “Run Way” di Bandar Udara DEO Sorong dan lokasi “Drop Zone” (DZ) di Jl. Bandara, Km.18, Kabupaten Sorong pada titik koordinat : 1°00’20.07″S 131°20’01.79″E.
Dengan menggunakan Pesawat Udara jenis Casa NC 212-200 Aviocar U-6206 dari Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal dibawah pimpinan Pilot Kapten Laut (P) Omega Torangga dan Co-Pilot Kapten Laut (P) Ahmad Seto, yang dimana terjun free fall dilaksanakan pada ketinggian 10.000 feet diatas langit Sorong.
Adapun latihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 30 April s.d 2 Mei 2025 dengan materi terjun free fall yang dikembangkan meliputi teknik exit, pelayangan, mengemudi, mengatasi keadaan darurat dan teknik pelipatan parasut.
Sementara itu, terjun free fall yang direncanakan sebagai latihan awal sekaligus mengasah dan meningkatkan kemampuan teknis maupun taktis manuver sebagai Pasukan Pengintai Amfibi pada latihan bersama TNI Angkatan Laut Korps Marinir dan United States Marine Corps (USMC) yang akan datang.
Turut hadir Wakil Komandan Pasmar 3 Kolonel Mar David Candra Viasco, S.E., M.M., M.Sc., Danyon Taifib 3 Marinir dan Dansatkopaska Koarmada III. Redaksi





