Mei 29, 2026
Kendalikan Populasi, Babinsa Jatibarang Dampingi Petani Semprot Hama Wereng Coklat Kendalikan Populasi, Babinsa Jatibarang Dampingi Petani Semprot Hama Wereng Coklat

Kendalikan Populasi, Babinsa Jatibarang Dampingi Petani Semprot Hama Wereng Coklat

 

Brebes – Babinsa Koramil 02/Jatibarang Kodim 0713/Brebes Korem 071/Wijayakusuma Pelda Sukheb bersama Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Jatibarang melaksanakan pendampingan penyemprotan hama dan memberikan edukasi tentang cara membasmi wabah WBC (Wereng Batang Coklat) kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Krikilan Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Kamis (26/0/2025)

Hama wereng coklat sudah sejak lama menjadi musuh para petani, yang mana merupakan hama padi yang paling berbahaya dan merugikan khususnya di Indonesia. Serangga kecil ini dapat menyebabkan tanaman padi terinfeksi penyakit yang Kemungkinan akan gagal panen nantinya, apabila tanaman mulai terserang hama wereng coklat.

Baca Selengkapnya  Kapolres Blitar Berbagi Helm Gratis Saat Pantau Arus Balik Lebaran 2025

Dikatakan Babinsa bahwa untuk mengendalikan padi dari serangan hama dan penyakit, maka dibutuhkan teknik menyemprot tanaman padi dari hama yang tepat dan benar.

“Teknik penyemprotan merupakan salah satu kegiatan dalam mengendalikan serangan hama wereng coklat dan penyakit, untuk mengoptimalkan dalam pertumbuhan tanaman padi agar tumbuh dengan baik,” ucap Pelda Sukheb.

Baca Selengkapnya  Personel Polsek Maliku, Melaksanakan Patroli Malam di lingkungan Pemukiman warga Masyarakat

Tanaman padi merupakan komoditas utama dan perlu diperhatikan dalam segi perawatannya, sehingga membutuhkan teknik-teknik dan strategi khusus, terlebih ketika padi mulai diserang hama dan penyakit, katanya.

Pelda Sukheb menambahkan bahwa penyemprotan hama wereng coklat bertujuan untuk mengendalikan populasi dan meningkatkan produksi pangan diwilayah kecamatan Jatibarang. Pengendalian hama padi merupakan salah satu upaya pengoptimalisasian lahan pertanian, agar produksi pangan dapat meningkat dan menuju swasembada pangan, pungkasnya. (Pen0713)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *