Mei 29, 2026
Kodim 1802/Sorong : HUT Bhayangkara Ke – 79 Tahun 2025 Polri untuk Masyarakat Kodim 1802/Sorong : HUT Bhayangkara Ke – 79 Tahun 2025 Polri untuk Masyarakat

Kodim 1802/Sorong : HUT Bhayangkara Ke – 79 Tahun 2025 Polri untuk Masyarakat

 

Sorong. Papua Barat Daya.- Sinergi TNI – Polri adalah nafas keutuhan negeri bersama rakyat menjaga Indonesia tetap aman damai dan sentosa. Pjs. Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Puguh P.,S.H menghadiri upacara HUT Bhayangkara Ke-79 Tahun 2025 dengan mengambil thema “Polri untuk Masyarakat”, bertempat di Alun-alun Aimas jalan sorong klamono kabupaten sorong. Selasa (1/07/2025).

Inspektur Upacara Kapolda Papua Barat Daya Brigjen POL Brigjen Pol Gatot Haribowo,S.I.K, M.A.P membacakan amanat mengatakan tepat tanggal 1 Juli 2025 hari ini, Polri memperingati hari bhayangkara Ke – 79 Polri memilih tema utama “Polri untuk Masyarakat.” Tema ini menegaskan tiga hal utama: transformasi institusi, kedekatan emosional, dan pendekatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat.

Baca Selengkapnya  Jembatan Perintis Garuda Kian Rampung, Wujud Nyata Sinergi TNI dan Masyarakat

Kapolda Papua Barat Daya juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat dan seluruh jajaran Polda atas dedikasi serta dukungan yang terus mengalir dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan keluarga besar Polda Papua Barat Daya atas kerja keras, pengabdian, pengorbanan, serta perjuangan yang telah dilakukan hingga saat ini. Terangnya.

Baca Selengkapnya  Tembok Harapan Rumah Ibu Walimahan Mulai Diaci, TMMD Kodim Temanggung Wujudkan Hunian Layak

Ia juga menegaskan bahwa usia Polri yang telah menginjak 79 tahun merupakan perjalanan panjang dan penuh tantangan. Meski Polda Papua Barat Daya baru diresmikan sebagai Polda Ke – 36 pada 11 November 2024, hal itu tidak menjadi penghalang dalam menjalankan tugas utama Polri yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai pemotongan tumpeng serta doa lintas agama sebagai simbol kerukunan dan harapan akan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *