Suasana khidmat dan kemeriahan luar biasa menyelimuti Gedung Moch. Lily Rochli, Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Sabtu malam (20/6). Sebanyak 1.737 Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif TA 2026 berkumpul dalam acara “Malam Pengantar Tugas”—momentum sakral pelepasan calon perwira dari tiga matra (Darat, Laut, Udara) sebelum dilantik dan melanjutkan pendidikan di matra masing-masing.
Acara dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Akademi Militer, Brigadir Jenderal TNI Pramungkas Agus T., S.I.Pem., M.H., Danpusdikma Kodiklat TNI Brigadir Jenderal TNI Tommy Kaloko Utoma, M.Sc., dan Danse Diktukpa TNI Kolonel Infanteri Indrama Bodi. Sinergitas tri-matra terasa kental sejak awal, dipandu secara dinamis oleh tiga perwira muda: Letda Czi (K) Harum Anggraeni R., Letda Mar Arham Lihu, dan Letda Adm (W) Amalya Wardiyani.
Melebur Sekat di Lembah Tidar
Gemblengan fisik dan mental di Lembah Tidar telah menempa ribuan siswa ini menjadi satu kesatuan yang solid. Danmen Siswa, Siswa Rishan Efendi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memori kolektif tersebut.
“Kita digembleng bersama, tidur di barak yang sama, merangkak di medan yang sama tanpa melihat lagi sekat Matra. Di sinilah kami belajar arti integrasi dan korsa sejati,” ujarnya penuh kebanggaan.
Senada dengan itu, Danpusdikma Kodiklat TNI Brigjen TNI Tommy Kaloko Utoma, M.Sc., mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut perwira TNI yang solid, adaptif, dan mampu bekerja lintas matra.
“Pendidikan integratif ini menyatukan hati, visi, dan persepsi kalian sebagai calon perwira pemimpin. Tetaplah rendah hati, jadilah perwira yang dicintai anak buah, dijadikan teladan, dan dipercaya atasan,” pesan Brigjen Tommy.
Sebagai wujud sinergi yang kokoh, perwakilan siswa menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada pihak Akademi Militer yang diterima oleh Wakil Gubernur Akmil sebelum memasuki sesi non-formal.
Kemeriahan yang Membakar Semangat
Usai prosesi formal, atmosfer gedung berubah drastis menjadi panggung perayaan yang megah. Penampilan gagah dari Vijaya Kusuma Ajen Akmil sukses membuka sesi ramah tamah, disusul goyangan dangdut dari Putri Dewi dan Kartika yang berhasil mencairkan suasana. Ribuan perwira siswa bersama para pengasuh melebur tanpa sekat, berjoget bersama dalam balutan rasa kekeluargaan.
Puncak kemeriahan pecah saat bintang tamu nasional, Firman Siagian, naik ke atas panggung. Dengan vokal serak basahnya yang khas, Firman membakar semangat lewat lagu hits “Kehilangan” sambil turun langsung membaur di antara meja pejabat dan barisan 1.737 siswa.
Di Balik Layar Suksesnya Acara
Keberhasilan sebuah perhelatan besar militer tentu tidak lepas dari ketatnya manajemen lapangan dan perencanaan yang matang. Di balik kelancaran transisi acara yang presisi serta performa apik ketiga MC tri-matra malam itu, ada peran sentral Letda Yudha Duta selaku Kepala Seksi Acara dan Hiburan. Melalui komando dan arahan taktisnya dari balik layar, seluruh rangkaian skenario formal hingga panggung hiburan dapat berjalan mulus, tertib, dan memenuhi harapan komando atas.
Malam Pengantar Tugas ini akhirnya ditutup menjelang tengah malam dengan Laporan Penutup dan penghormatan militer bersama. Di balik lampu panggung yang meredup, tersimpan keyakinan baru: 1.737 calon perwira ini siap melangkah dan mengabdi demi menjaga kedaulatan NKRI sebagai satu kesatuan TNI yang utuh.







