Koramil 1701-06/Senggi Gelar Komsos, Pererat Sinergi TNI dan Warga di Perbatasan RI-PNG

oleh
Koramil 1701-06/Senggi Gelar Komsos, Pererat Sinergi TNI dan Warga di Perbatasan RI-PNG

 

Keerom – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah di wilayah perbatasan, Koramil 1701-06/Senggi menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama komponen masyarakat pada Selasa, 22 Juli 2025. Bertempat di Makoramil Senggi, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 1701-06/Senggi, Kapten Infanteri Ajang, dengan mengangkat tema strategis:

“Pentingnya Komunikasi Sosial Segenap Komponen Masyarakat yang Adiktif dan Terintegrasi dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional yang Kuat Guna Mendukung Program Pemerintah RI di Daerah Secara Berkelanjutan.”

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dari Distrik Senggi, antara lain tokoh adat Kampung Senggi Ismail Naak, Kepala Kampung Senggi Kristian Know, Tokoh Adat Kampung Warlef Yance Wambaliyuw, Ondoafi Distrik Senggi Matias Manggu, serta Tokoh Adat Kampung Woslay Ayub Manggu, Kepala Kampung Warlep Yehuda Kumur, Kepala Kampung walay Matius Lembar, Tokoh pemuda Melki Mella dan Sekretaris Distrik Senggi Alek Nengei. Kehadiran mereka mencerminkan antusiasme masyarakat dalam mendukung upaya TNI membangun komunikasi yang inklusif, terbuka, dan berkesinambungan.

Baca Selengkapnya  25 Calon Advokat Resmi Disumpah di Pengadilan Tinggi Surabaya, Didahului Sosialisasi e-Court dan Dihadiri Pimpinan AdvoKAI Pusat dan Jawa Timur

Dalam sambutannya, Kapten Inf. Ajang menegaskan bahwa Komsos bukan sekadar pertemuan tatap muka, tetapi merupakan bagian dari komitmen nyata TNI AD dalam membangun kemitraan strategis dengan masyarakat, guna memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling dasar.

“Melalui Komsos, kami ingin membangun jembatan komunikasi yang sehat dan produktif dengan masyarakat. Inilah fondasi utama dalam memperkuat ketahanan nasional dari desa dan kampung,” ujar Kapten Ajang.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang keamanan, kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan di wilayah perbatasan.

Pelaksanaan Komsos dilakukan melalui beragam pendekatan, seperti anjangsana oleh Babinsa, rapat koordinasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan masyarakat mulai dari kerja bakti, pendampingan program penyuluhan pemerintah, hingga kegiatan sosial lainnya.

Baca Selengkapnya  Merajut Nusantara, Prajurit Yonmarhanlan VII Kupang Bentangkan Bendera Merah Putih di Gedung Sasando Nusa Tenggara Timur

Berbagai langkah ini mencerminkan pendekatan humanis dan partisipatif yang diusung TNI AD dalam memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat, sekaligus mengoptimalkan peran Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kampung Senggi, Kristian Know, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan peran aktif TNI di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran TNI khususnya Koramil 1701-06/Senggi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun semangat gotong royong dan kebersamaan.

“Kehadiran TNI bukan hanya soal keamanan, tapi juga memberi contoh dan semangat bagi kami. Kami merasa lebih dekat dan terlindungi,” ungkap Kristian.

Dengan terselenggaranya kegiatan Komsos ini, Koramil 1701-06/Senggi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah melalui pendekatan yang komunikatif, solutif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif, menuju pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah perbatasan. (Redaksi Papua).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.