Pegunungan Bintang, — Senyum merekah dan sorak kebahagiaan terdengar jelas di lereng Pegunungan Bintang. Kamis, 17 Juli 2025 menjadi hari istimewa bagi masyarakat Kampung Tomka, Outpasih, dan Kontudi, Distrik Oksamol. Hari itu, Personel Pos Tomka Satgas Pamtas RI–PNG Statis Yonif 753/AVT mendarat di kampung mereka, membawa misi mulia, menjaga perbatasan sekaligus menjadi sahabat rakyat.
Tanpa protokol mewah, tapi penuh kehangatan, masyarakat dari tiga kampung datang berbondong-bondong menyambut kedatangan prajurit-prajurit Merah Putih. Mereka berkumpul di lokasi pendaratan helikopter, bukan hanya untuk melihat momen langka, tapi juga sebagai ungkapan syukur dan harapan.
Bersama-sama, masyarakat dan prajurit bahu-membahu mengangkut logistik serta perlengkapan menuju titik Pos Tomka yang berada jauh dari titik pendaratan. Tak ada sekat, hanya peluh dan tawa. Kebersamaan ini menjadi awal dari babak baru kemitraan antara TNI dan rakyat perbatasan.
Sesampainya di kampung, acara penyambutan digelar sederhana namun sarat makna. Warga dan personel duduk bersama, saling berkenalan dan membangun keakraban. Puncaknya, dilakukan penandatanganan Surat Penyerahan Tanah oleh para tokoh adat dari tiga kampung sebagai bentuk dukungan dan penerimaan atas keberadaan TNI di wilayah mereka.
Letda Inf Alting, Danpos Tomka, dengan mata berbinar menyampaikan rasa harunya.
“Sambutan masyarakat begitu luar biasa. Kami merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar kampung ini. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tapi juga untuk menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, mendengar, membantu, dan bersama-sama membangun.”
Sementara itu, Kepala Kampung Tomka yang mewakili ketiga kampung mengatakan dengan penuh haru,
“Kami sangat senang dan bangga, akhirnya TNI hadir di wilayah kami. Ini bukan hanya tentang keamanan, tapi juga tentang persaudaraan. Pos TNI ini adalah milik kita bersama,” ujarnya.
Kehadiran TNI di Tomka kini bukan hanya simbol kehadiran negara, tetapi juga menjadi lentera harapan di batas negeri. Melalui langkah kecil yang penuh ketulusan, mereka menjahit simpul-simpul persaudaraan di ujung timur Indonesia.
#tni #tniprima #tniyangprima