Jayapura – Sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda Papua, empat anggota Kodim 1701/Jayapura yang dipimpin oleh Danramil Jayapura Utara, Kapten Infanteri Anton Sudrajad, melaksanakan kegiatan pemberian materi pembentukan karakter kepada para siswa dan siswi Sekolah Rakyat Papua. Kegiatan edukatif ini berlangsung di halaman Kantor Balai Diklat Kementerian Sosial Pusat Pendidikan dan Pengembangan, yang berlokasi di Jalan Gerilyawan, Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Jumat (18/7/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari program terpadu pembinaan mental dan wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Kementerian Sosial bekerja sama dengan TNI, khususnya Kodim 1701/Jayapura. Program ini dirancang untuk membentuk karakter generasi muda yang kuat, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam.
Memasuki hari kedua pelaksanaan program, antusiasme peserta terlihat tinggi. Sebanyak 90 siswa dari total 100 peserta yang terdaftar hadir dan mengikuti rangkaian pelatihan secara aktif. Sementara itu, 10 siswa lainnya berhalangan hadir karena sakit, namun tetap tercatat sebagai peserta aktif dalam kegiatan selanjutnya.
Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah pelatihan dasar Baris-Berbaris (PBB) yang diberikan oleh tiga personel terlatih dari Kodim 1701/Jayapura: Serma Supriyadi, Serma Yose, dan Serda Frangki Roni Watupongo. Melalui pelatihan ini, para siswa diajarkan nilai-nilai disiplin, kekompakan, kepemimpinan, serta kesiapsiagaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda.
Dalam sesi berikutnya, materi Nasionalisme dan Bela Negara disampaikan langsung oleh Kapten Inf. Anton Sudrajad, yang menekankan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan sejak dini. “Generasi muda Papua harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Dengan memahami nilai-nilai kebangsaan dan bela negara, mereka akan mampu menghadapi tantangan masa depan dengan kepala tegak dan hati yang teguh,” ujar Kapten Anton.
Kegiatan ini juga turut didampingi oleh dua wali asrama dari Kantor Pusat Balai Kemensos Jakarta, yaitu Bapak Ismail dan Bapak Nando. Keduanya berperan penting dalam memastikan kenyamanan dan keamanan para siswa selama berlangsungnya pelatihan. Kehadiran para pendamping ini memberikan nuansa kekeluargaan yang memperkuat semangat kebersamaan di antara para peserta.
Melalui program kolaboratif ini, diharapkan tumbuh bibit-bibit pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berjiwa nasionalis, disiplin, dan peduli terhadap bangsanya. TNI dan Kementerian Sosial menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik melalui pembinaan generasi muda, khususnya di wilayah Papua. (Redaksi Papua).





