Paniai, — Di balik semangat pengabdian yang tak pernah padam, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 711/Rks kembali menunjukkan wujud nyata kepeduliannya kepada masyarakat. Kali ini, melalui aksi kemanusiaan yang menggetarkan hati: mendonorkan darah untuk menyelamatkan nyawa seorang ibu pasca melahirkan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, (20/7/2025), saat Ibu Yospina Giyai (31), warga Kabupaten Paniai, mengalami pendarahan hebat usai proses persalinan dan harus segera mendapatkan transfusi darah di RSUD Paniai, Jl. Raya Madi KM. 7, Paniai Timur.
Mendengar kabar darurat tersebut, Personel Satgas Yonif 711/Rks yang dipimpin langsung oleh Danton Kesehatan Letda Ckm Reza, bergerak cepat tanpa ragu. Mereka langsung menuju rumah sakit dan secara sukarela mendonorkan darah demi menyelamatkan nyawa Ibu Yospina.
“Kami tak ingin berpikir panjang. Begitu mendengar ada warga yang membutuhkan darah, kami langsung ambil tindakan. Karena bagi kami, setetes darah bisa menjadi sejuta harapan,” ungkap Letda Reza.
Aksi heroik ini merupakan bentuk kepedulian dan kedekatan emosional TNI terhadap rakyat di daerah penugasan, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua.
Pihak keluarga pasien pun tak kuasa menahan haru. Dengan mata berkaca-kaca, salah satu anggota keluarga Ibu Yospina menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para prajurit yang telah menjadi penolong di saat genting.
“Kami tidak punya apa-apa, tapi doa kami selalu menyertai bapak-bapak TNI. Terima kasih sudah menyelamatkan nyawa saudari kami,” ujar keluarga penuh ketulusan.
Aksi donor darah ini pun mendapat apresiasi dari manajemen RSUD Paniai. Mereka menyebut bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjadi garda pengaman negara, tetapi juga pelita kemanusiaan yang senantiasa siap membantu di saat paling dibutuhkan.
Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk terus saling membantu, berbagi, dan menjaga nilai-nilai gotong royong.