TEMANGGUNG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0706/Temanggung resmi ditutup lewat upacara khidmat di Lapangan Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Kamis (21/8/2025). Penutupan dipimpin langsung oleh Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., yang membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Dalam amanatnya, Pangdam menekankan bahwa TMMD merupakan manifestasi nyata kemanunggalan TNI, rakyat, dan pemerintah daerah. “Pembangunan desa adalah bagian dari membangun negara. TMMD bukan hanya infrastruktur, melainkan juga investasi sosial untuk memperkuat masa depan bangsa,” tegas Brigjen TNI Bambang Sujarwo saat membacakan amanat.
Upacara penutupan dihadiri oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan, S.E., Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., Kapolres Temanggung AKBP Rully Thomas, S.H., S.I.K., M.I.K., Ketua DPRD Yunianto, S.P., pejabat Kejaksaan, Pengadilan, Kemenag, Baznas, serta unsur organisasi kewanitaan Persit Kartika Chandra Kirana. Kehadiran lintas elemen ini mempertegas pesan bahwa TMMD adalah gerakan bersama untuk pemerataan pembangunan hingga pelosok negeri.
Selama satu bulan pelaksanaan, Desa Banaran menjadi saksi kerja keras Satgas TMMD dan masyarakat. Beberapa capaian utama antara lain pengecoran jalan sepanjang 800 meter, lebar 3 meter, tebal 15 cm, embangunan 3 unit RTLH, rehabilitasi TPQ dan Pos Kamling, program Manunggal Air: 5 titik sumur bor, pipanisasi, dan hydram, pembangunan MCK keluarga, penanaman pohon jambu merah, dan edukasi kesehatan dan penanganan stunting.
Capaian ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tapi juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat: akses mobilitas, rumah layak, air bersih, hingga peningkatan kualitas kesehatan.
Pangdam IV/Diponegoro berpesan agar seluruh hasil pembangunan dijaga bersama oleh masyarakat. “Hasil TMMD adalah warisan gotong royong. Saya titipkan kepada masyarakat agar dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya. (Pendim 0706/Temanggung)