Nuansa kemerdekaan mulai terasa hangat dalam persiapan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Prajurit Satgas Yonif 521/DY Pos Bolakme bersama warga mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah-rumah penduduk, kantor kampung, hingga sepanjang jalan utama Kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (6/8/2025).
Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han ini tak sekadar menjadi seremoni simbolik. Lebih dari itu, momen ini menjadi ajakan untuk menghidupkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air, terutama di wilayah pelosok yang jauh dari pusat keramaian.
“Kami tidak hanya membagikan dan memasang bendera merah putih bersama masyarakat, tetapi juga ingin menanamkan kembali nilai-nilai kemerdekaan, bahwa kemerdekaan ini milik kita semua, dan semangat itu harus terus hidup,” jelas Letda Reza.
Warga pun menyambut inisiatif ini dengan penuh antusias. Salah satunya, Bapak Jimmy Tambuni, tokoh masyarakat setempat, yang mengaku tersentuh dan bangga atas perhatian dari para prajurit TNI.
“Kami merasa sangat dihargai. Terima kasih kepada Satgas Yonif 521/DY yang sudah mengajak kami ikut semarakkan 17 Agustus. Bendera-bendera ini bukan sekadar kain, tapi simbol kebanggaan kami sebagai bagian dari NKRI,” ucap Jimmy.
Sementara itu,bKomandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., turut menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, tetapi tentang makna persatuan yang dijalankan melalui aksi-aksi konkret di masyarakat.
“Tema HUT RI ke-80 tahun ini, ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, menjadi refleksi dari semangat kolektif bangsa ini. Dan di Bolakme, semangat itu kami wujudkan bersama rakyat melalui pengibaran Merah Putih yang menyatukan jiwa dan cita,” ungkap Dansatgas.
Aksi kecil ini menjadi wujud nyata bahwa di ujung timur Indonesia pun, Merah Putih berkibar dengan semangat yang sama seperti di ibu kota. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah milik semua warga negara — dari pelosok kampung hingga pusat kota — dan menjaga semangatnya adalah tugas bersama.