Pegunungan Bintang, — Suasana haru dan kehangatan terasa di Kampung Sabi, Distrik Batom, saat prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 753/AVT Pos Sabi melaksanakan pelayanan kesehatan keliling untuk warga perbatasan pada Sabtu (19/07/2025).
Tak hanya datang sebagai penjaga wilayah, para prajurit kali ini hadir sebagai pelayan kemanusiaan, mengetuk satu per satu pintu rumah warga, membawa obat-obatan dan semangat untuk hidup lebih sehat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Danpos Sabi, Lettu Inf Supyatman, yang menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan keliling ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI terhadap masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan.
“Kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin. Tujuannya untuk memperhatikan dan membantu kesulitan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kita hadir dari rakyat, untuk rakyat,” tegasnya.
Dengan keterbatasan akses fasilitas medis di daerah pegunungan seperti Sabi, kehadiran personel TNI yang mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan pengobatan menjadi angin segar bagi masyarakat.
Bapak Agustinus, salah satu warga yang menerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya,
“Anak-anak tentara datang ke kampung kita ini, kasih obat, bantu kita punya kesulitan. Banyak-banyak terima kasih, semoga anak-anak juga selalu sehat dan jaga kita semua di sini,” ungkapnya.
Program pelayanan kesehatan keliling ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan TNI di wilayah perbatasan RI-PNG, yang tidak hanya fokus pada pengamanan teritorial, namun juga menjadi penggerak kesejahteraan rakyat.
Dengan semangat “Merah Putih Sehat”, Satgas Yonif 753/AVT tak henti berkomitmen untuk terus hadir dan memberi solusi atas kesenjangan layanan kesehatan di pelosok tanah air. Karena bagi mereka, menjaga perbatasan bukan hanya soal wilayah, tapi juga tentang merawat kehidupan.





