Dalam semangat pengabdian kepada negeri, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 711/Raksatama terus menorehkan aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman. Kali ini, mereka hadir sebagai pelopor dalam program ketahanan pangan (Hanpangan) dengan menggandeng masyarakat Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Senin (28/07/2025).
Dibalut semangat gotong royong dan nasionalisme, prajurit Yonif 711/Rks bahu membahu bersama warga membuka, mengolah, dan menanami lahan pertanian dengan komoditas pangan lokal.
Dansatgas Yonif 711/Raksatama, Letkol Inf Ary Eko Pramono, S.Sos., M.I.P, menyampaikan kegiatan ini tak sekadar rutinitas, namun menjadi manifestasi cinta TNI terhadap rakyat dan wujud komitmen memperkuat ketahanan nasional dari sektor pangan.
“Ketahanan pangan adalah bagian penting dari pertahanan negara. Dengan meningkatkan ketersediaan pangan lokal, kita tidak hanya menyejahterakan masyarakat, tetapi juga memperkuat kemandirian wilayah,” ungkapnya.
Menurutnya, edukasi tentang pemanfaatan lahan tidur menjadi ladang produktif harus dimulai dari kampung-kampung. Dengan menggali potensi lokal seperti ubi, jagung, dan sayur-mayur, masyarakat diajak untuk mandiri memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa bergantung penuh pada pasokan dari luar daerah.
Lebih dari sekadar bercocok tanam, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Canda tawa, peluh, dan semangat yang mengalir di ladang menjadi bukti bahwa kedekatan antara prajurit dan rakyat adalah fondasi kokoh ketahanan bangsa.
Warga Kampung Bomomani pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga semangat baru untuk bangkit secara ekonomi.
“Torang senang, karena sekarang tanah bisa dipakai tanam. Terima kasih TNI bantu kami. Sekarang kami tahu cara olah kebun yang lebih baik,” tutur Bapak Yonas Dogopia, salah satu warga yang terlibat dalam kegiatan.
Langkah Yonif 711/Rks ini adalah bentuk nyata dari misi TNI, hadir, mendampingi, dan memberdayakan rakyat. Di tanah Papua, ketahanan pangan bukan hanya slogan, tapi telah menjadi gerakan kolektif yang hidup, berakar, dan memberi harapan.
#tni #tniprima #tniyangprima #nkrihargamati #TNIAD #TNIADBerjuangBersamaRakyat #TNIADBekerjaDenganHati #TNIADdihatiRakyat #TNIADPrima #tnimengabdidanmembangunbersamarakyat #tnipatriotnkri #profesional #responsif #inovatif #moder #adaptif #jurnalmiliter #satgaspapua #jayapura #papuapegunungan #wamena #papua #fyp