Wujudkan Kedamaian Dalam Toleransi Beragama, Paban Renum Srena Pasmar 3 Hadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2025

oleh
Wujudkan Kedamaian Dalam Toleransi Beragama, Paban Renum Srena Pasmar 3 Hadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2025

 

TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Paban Renum Srena Pasmar 3 Letkol Mar Awan Suryawan, M.Tr.Opsla., menghadiri perayaan hari raya Tri Suci Waisak 2569 T.B/ 2025 yang digelar di Antares Hall, Lantai 2, Prime-Hotel Vega Sorong, Jl. Frans Kasiepo, Malaingkedi, Kec. Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Sabtu (24/05/2025).

Perayaan yang mengusung tema, “Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan untuk Perdamaian Dunia” yang dihadiri umat Buddha dari berbagai daerah, tokoh adat, agama dan Pejabat Forkopimda serta TNI-Polri wilayah Sorong.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Papua Barat Luksen Jems Mayor dalam sambutannya menyampaikan bahwa, waisak bukan sekedar perayaan spiritual, tetapi juga ruang refleksi kemanusiaan dan medium untuk merealisasikan nilai-nilai universal Dharma waisak.

Baca Selengkapnya  PRAJURIT RAJA HADIR DALAM MASYARAKAT, TURUT BANTU PANEN PADI DI TIMIKA

“Cinta terhadap Tuhan, cinta terhadap sesama manusia, dan cinta terhadap lingkungan, inilah tiga pilar yang kami sebut sebagai Trilogi Kerukunan. Ketiganya harus berjalan seiring untuk menjawab tantangan kehidupan beragama di indonesia khususnya Papua Barat Daya,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Kakanwil mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari umat Buddha yang telah melibatkan pemerintah dan tokoh lintas agama dalam kegiatan Waisak. Ia berharap semangat persaudaraan dan harmoni yang tumbuh dalam perayaan ini dapat terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

Baca Selengkapnya  Patroli Dini Hari Kalamunyeng Polres Gresik Gagalkan Balap Liar dan Amankan Terduga Pelaku Narkoba

Sementara itu, Bhikkhu Sangha Y.M. Chuan Thing Sthavira menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI-Polri atas perlindungan yang menjamin keamanan beribadah dan hidup berdampingan sehingga menciptakan ruang spritual yang harmonis.

“Dengan begitu tingkatkan kesadaran akan kematian dan karma, karena yang kita bawa saat meninggal bukanlah kekayaan, tapi perbuatan kita. Untuk itu mari kita jalani hidup dengan batin yang jernih, penuh kebajikan,” pesannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.